Jumat, 25 Mei 2012

pantai senggigi lombok



Pantai Senggigi adalah tempat pariwisata yang terkenal di Lombok. Letaknya di sebelah barat pesisir Pulau Lombok. Pantai Senggigi memang tidak sebesar Pantai Kuta di Bali, tetapi seketika kita berada di sini akan merasa seperti berada di Pantai Kuta, Bali. Pesisir pantainya masih asri, walaupun masih ada sampah dedaunan yang masih berserakan karena jarang dibersihkan. Pemandangan bawah lautnya sangat indah, dan wisatawan bisa melakukan snorkling sepuasnya karena ombaknya tidak terlalu besar. Terumbu karangnya menjulang ketengah menyebabkan ombak besarnya pecah di tengah. Tersedia juga hotel-hotel dengan harga yang bervariasi, dari yang mahal sampai hotel yang berharga ekonomis.

Ini adalah Pantai terbaik yang ada di Lombok. Jadi jika Anda suka alam Pantai, jangan lupa untuk mengunjungi Pantai Senggigi. Dengan pantai berpasir putih Senggigi merupakan pantai favorite untuk wisatawan asing atau lokal. Anda bisa menyaksikan Sunset atau Sunrise di Pantai Senggigi. Fasilitas juga komplit untuk mendukung dunia pariwisata di Lombok
 (sumber:wikipedia)

taman narmada lombok


  1. Wisata Narmada.
google image


Taman Narmada adalah salah satu obyek wisata di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Obyek wisata yang banyak menyedot perhatian wisatawan itu tidak jauh dari Bandara Selaparang, Mataram. Hanya sekitar 15 kilometer ke arah barat.

Untuk menjangkau tempat wisata berpanorama indah itu, tidaklah sulit. Sebab, jalan menuju Taman Narmada semuanya sudah beraspal. Bahkan, wisatawan yang ingin menggunakan jasa taksi, tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam, hanya sekitar Rp50 ribu.

Wisatawan yang ingin memuaskan minat berwisatanya di taman tersebut, juga cukup merogoh uang recehan saja. Tiket tanda masuk Taman Narmada hanya Rp2.000 untuk anak-anak, Rp4.000 untuk dewasa dan Rp10.000 untuk wisatawan asing.

Taman Narmada menjadi obyek wisata yang eksotis, karena obyek wisata bertopografi dataran tinggi itu menawarkan berbagai atraksi bernilai historis. Vegetasi yang ada di kawasan itu juga sangat beragam dan rindang. Kolam renang dengan air nan jernih semakin menambah keelokan panoramanya.

google image


Harmoni Alam

Untuk mengelilingi komplek yang ditetapkan sebagai cagar budaya melalui UU No 5/1992 itu, terdapat jalan berundak-undak. Tekstur tanah yang berbukit menjadikan harmoni alam yang tergelar di depan mata semakin molek.

Memasuki pelataran di depan pintu masuk, pengunjung sudah disuguhi dengan bangunan-bangunan bernilai sejarah. Ada sejumlah bangunan di kompleks Taman Narmada, dan masing-masing bangunan mempunyai nama dan peruntukannya.

Pengunjung pertama kali akan disuguhi sebuah bangunan kuno yang berada tepat di sisi kiri. Bangunan itu bernama Bale Loji. Dulu balai itu dipakai sebagai tempat tinggal raja dan isterinya. Sedangkan di depan Bale Loji atau tepat di sisi kanan gerbang masuk, terpampang peta Taman Narmada yang berfungsi untuk memudahkan pengunjung berkeliling taman.

Selain Bale Loji, pengunjung selanjutnya bisa menyusuri bagian dalam taman. Banyak bangunan kuno yang bisa ditemui seperti Gapura Gelang, Mukedes, Telaga Padmawangi, Bale Terang, Patandaan, Bangunan Sakapat, Balai Bancingah, Pura Kelasa, dan Pura Lingsar.

Taman Narmada, menurut penuturan masyarakat setempat, dibangun oleh Raja Mataram- Lombok, Anak Agung Ngurah Karang Asem pada 1727. Sedangkan nama Narmada sendiri diambil dari nama anak Sungai Gangga di India, yang bernama Narmadanadi.

Nama Narmada, konon awalnya hanya digunakan untuk menamai mata air yang membentuk beberapa kolam dan sebuah sungai di tempat tersebut. Namun, seiring berjalannya waktu, masyarakat kemudian menyebut Narmada untuk keseluruhan komplek taman.

Dalam sejarahnya, Taman Narmada dahulu berfungsi sebagai tempat penyelenggaraan upacara Pakelem yang diadakan pada setiap purnama kelima tahun Saka (Oktober-November). Pakelem adalah upacara persembahan kepada alam supaya tidak murka atau terjadi bencana. Pakelem juga dilakukan untuk menetralisir alam setelah terjadi bencana alam.

Upacara Pakelem sebelumnya selalu dilaksanakan Sang Raja di puncak Gunung Rinjani. Tapi, seiring dengan semakin uzur dan menurunnya kemampuan fisik Sang Raja, para bawahannya diperintahkan membangun tempat yang bernuansakan Gunung Rinjani. Karena itu, Taman Narmada adalah miniatur dari Gunung Rinjani. Selain berfungsi sebagai tempat upacara adat, taman ini pun digunakan sebagai tempat peristirahatan keluarga raja pada musim kemarau.

Dalam kawasan Taman Narmada terdapat pancuran sembilan (siwak) yang letaknya di atas Segara Anak. Bangunan ini termasuk bangunan sakral bagi penganut Hindu Dharma maupun penganut Waktu Tilu.

Di dalam komplek Taman Narmada yang berpanorama indah itu juga terdapat Balai Petirtaan yang sumber mata airnya berasal dari Gunung Rinjani. Balai Petirtaan merupakan tempat pertemuan tiga sumber air, yakni Suranadi, Lingsar, dan Narmada. Air yang ada di Balai Petirtaan dipercaya berkhasiat menjadikan orang yang meminum dan membasuh mukanya dengan air dari tempat itu akan awet muda.

Sebelum mendapatkan air suci ini, pengunjung harus mengikuti tatacara yang dipandu seorang juru kunci (kuncen ) dalam balai petirtaan. Bersama sang kuncen, pengunjung mengikuti ritual pengambilan air. Sang kuncen kemudian meminta pengunjung berdoa menurut keyakinan masing-masing.

Setelah, melalui serangkaian ritual tersebut barulah para pengunjung dapat menikmati dengan mebasuh ke muka atau dengan meminumnya. Bagi wanita yang sedang datang bulan tidak diperbolehkan masuk dalam balai petirtaan.

Nah, rasanya tidak berlebihan jika anda termasuk orang yang penasaran dan ingin membuktikan sendiri bagaimana keindahan Taman Narmada yang eksotis tersebut. Selamat datang ke Pulau Lombok untuk membuktikan.
Sumber: http://bulletin-voluntary.blogspot.com/2010/01/wisata-air-awet-muda-di-taman-wisata.html

wisata suranadi NTB


  1. Wisata Suranadi
google image

Sejarah Suranadi/Kebudayaan Masyarakat
Pada Abat ke XIII/XIV datang seorang Bangsa India penyebar agama Hindu yang sakti bernama DANG HYANG NILARTA untuk mengunjungi Pulau Jawa, Bali dan Lombok dengan berjalan kaki sambil membawa tongkat sakti.
Sesampainya perjalanan Beliau di Lombok langsung diiringi oleh rombongan yang setia kepadanya, sampai di Lingsar beliau dan rombongan istirahat, setelah merasa segar perjalanan diteruskan masuk hutan Suranadi, disana rombongan istirahat selama empat kali dan selama istirahat Beliau menancapkan tongkatnya ke dalam tanah sebanyak empat kali yang belainan tempatnya, seketika itu air bersih menyembur keluar dan air pertama disebut air suci pembersih, air kedua disebut air suci pengentas, air ketiga disebut air suci pelukatan dan air keempat disebut air suci petirta. Sumber air tersebut berada di dalam Hutan Wisata Suranadi.
Untuk menghormati/mengenang jasa-jasa Beliau, di Lombok umumnya , di Lombok Barat khususnya, setiap tahun diadakan upacara agama Hindu Dharma pada waktu bulan purnama sasih kapat (Oktober/Nopember).
Demikian pula dalam upacara penguburan mayat bagi penganut agama Hindu Dharma di Lombok Barat, bila seseorang telah meninggal jenazahnya cukup dibersihkan dengan memakai air suci pembersih/pengentas sebelum dikuburkan.
Keadaan Umum Taman Wisata Suranadi
Kelompok Hutan Suranadi yang terletak di Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Propinsi Nusa Tenggara Barat telah ditetapkan sebagai Taman Wisata Suranadi dengan luas 52 Ha. Berdasarkan SK Menteri Pertanian tanggal 15 Oktober 1976 No. 646/Kpts/Um/10/76 Jo tanggal 30 Mei 1977 No. 274/Kpts/Um/5/77, guna meningkatkan fungsi konservasi baik flora/fauna maupun ekosistemnya, agar tercapai keserasian lingkungan dan yang dimanfaatkan sebagai obyek rekreasi, pendidikan, kebudayaan, penelitian dan kepariwisataan.
I k l i m
Menurut pembagian iklim Schmitt dan Ferguson, Komplek Taman Wisata Suranadi termasuk tipe iklim D dengan curah hujan rata-rata antara 1.500 s/d 2.000 mm per tahun, hujan turun antara bulan Oktober sampai bulan April.
Temperatur minimum 22,2° C, maxsimum 36, 9° C dan rata-rata 26° C per tahun. Letaknya berada pada ketinggian 256 meter di atas permukaan laut.
Topografi
Keadaan wilayah Taman Wisata Suranadi umumnya datar, landai, miring dan sedikit bergelombang, dengan sudut kemiringan antara 1-3%, 4 - 8%, 9-15% dan 16-25%.
F l o r a
Vegetasi yang menutupi kawasan Taman Wisata Suranadi merupakan vegetasi campuran yang tersebar merata dan ditandai dengan tumbuhnya pohon-pohon yang tinggi bercampur dengan perdu, semak dan padang rumput, sehingga secara keseluruhan membentuk lapisan tajuk tertutup yang dapat dibagi dalam 3 etage :
  1. Pohon dengan ketinggian 25 s/d 30 meter letaknya tidak beraturan dan tersebar seperti Beringin (Ficus sp.), Garu (Dysoxilum sp.), Terep (Artocarpus elastica), Suren (Toona sureni), Kemiri (Aleurites meluccana) dan Purut (Parartocarpus venenota).
  2. Etage Dominan : Pulai (Alstonia scholaris), Salam (Eugenia sp) Kopang (Parkiabiglobo), Durian (Durio zibertinus), Sentul (Aglaia sp) dan Berora (Kleinhovia hospita).
  3. Semak-semak dan jenis liana.
Anakan jambu, sentul, pulai, purut dan jenis-jenis perdu lainnya membentuk tegakan bawah. Disamping itu terdapat pula jenis tumbuh-tumbuhan memanjat (liana) seperti sirih hutan, paku-pakuan, anggrek dan lumut.
Fasilitas Pengunjung
Di dalam kawasan terdapat jalan pengunjung, shelter, pusat informasi, bumi perkemahan, ruang pertemuan, musholla, MCK, plaza, taman bermain, theater terbuka, pondok jaga, kolam pancing, pintu masuk dan kandang satwa.
Di luar kawasan terdapat restauran, hotel, kolam renang dan warung kelontong.
(Sumber : http://www.dephut.go.id/informasi/propinsi/ntb/suranadi_ntb.html)












wisata ntb

wisata yang ada di NTB
NTB atau Bumi Gora merupakan provinsi yang memiliki dua pulau yaitu Sumbawa dan Lombok. Menurut sebagian orang yang pernah berwisata ke NTB, Lombok jauh dianggap lebih indah, eksotik dan menawarkan lebih banyak pilihan dibandingkan Sumbawa. Terutama dengan keindahan kawasan pantainya yang sudah dikenal hingga ke belahan Benua Eropa.
Pesona Lombok memang tak ada habisnya. Beragam tempat wisata dan atraksi budayanya yang dapat dinikmati. Wisatawan tinggal pilih, mau berwisata sejarah, berwisata pantai atau pun berwisata belanja.
Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) selain daerah agraris juga dikenal dengan kepariwisataannya. Bahkan pemerintah daerah setempat pada tahun ini menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara, minimal 13 persen dibandingkan tahun lalu.
Pulau Lombok memiliki magnet tersendiri bagi para pelancong yang ingn menikmati nuansa wisata yang berbeda. Terutama gili-gili (pulau kecil) yang menjadi primadona bagi pecinta wisata bahari.
Lombok dengan luas sekitar 4.700 Km2 dihuni 2.625 jiwa yang mayoritas Suku Sasak. Alam dan budayanya menawarkan tempat-tempat wisata, yang bisa masuk daftar kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara sekalipun.